Inilah Hasil Pengujian Lengkap Nissan March 1.5 Facelift di Indonesia

Setelah sempat mengulas detil perubahan di edisi lalu, tiba saatnya kami mengulas rasa berkendara dari March 1.5 facelift ini.

Sekadar mengingatkan, ubahan yang dilakukan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) terhadap March 1.5 tidaklah banyak. Di antaranya head unit layar sentuh 6,95 inci yang kini dengan fitur MirrorLink untuk smartphone berbasis Android dan juga iOS. Lalu lampu DRL, yang ditempatkan di bagian foglamp. Sayang pada March terbaru foglamp itu pun ditiadakan keberadaannya.

Meski begitu fokus kami kali ini adalah merasakan bagaimana pengendaraan March 1.5 AT? Apakah sama persis, atau mungkin ada perbedaan rasa dibanding pendahulunya?

Langsung saja kami menyalakan mesin untuk memulai pengetesan March varian termahal ini. Masih seperti March pendahulu, di varian tertinggi ia sudah dimodalkan smart key, sehingga untuk menyalakan mesin cukup dengan sebuah tombol.

Sekadar informasi bahwa March 1.5 masih mengandalkan mesin pendahulunya, yaitu unit HR15DE yang digunakan juga dengan Grand Livina. Bedanya dengan Grand Livina, March masih menggunakan transmisi konvensional, sedangkan Grand Livina sudah mengaplikasi transmisi CVT.

Saat hendak menjalankannya kami merasakan tenaga di putaran mesin rendah sudah hadir, hingga untuk melaju dari kondisi berhenti tak perlu menekan gas, March pun mampu melajukan diri.

Bicara mengenai transmisi konvensional otomatis, ternyata masih terasa entakan yang menandai transmisi sedang melakukan perpindahan gigi. Gejala itu tentu saja mengurangi sisi kenyamanan, dibandingkan jika ia menggunakan transmisi otomatis CVT seperti Grand Livina.

Dengan menggunakan mesin 1.500 cc yang identik dengan pendahulunya, data pengetesan pun tidak jauh berbeda. Pada pengujian akselerasi 0-100 km/jam, ia mampu melesatkan diri dengan waktu 12,3 detik. Sedangkan untuk konsumsi BBM di dalam kota March mampu mencatat hasil 12,3 km/l dan tol 19,8 km/l.

Impresi lainnya dapat terdeteksi saat kami melajukannya pada kecepatan 90 km/jam di jalanan menikung. Karakter Nissan yang cenderung lembut suspensinya membuat gejala bodyroll jadi terasa.

Handling-nya jelas bukan yang terbaik, bahkan buruk untuk ukuran Small Hatchback, tapi soal kenyamanan, March jelas salah satu yang terunggul.

Tapi untuk menaklukkan tikungan dengan kecepatan tinggi, Nissan March 1.5 AT sudah dilengkapi kontrol traksi yang mampu menekan terjadinya oversteer dan understeer.

Meski begitu kami tetap merasa fun saat March digunakan mengarungi perkotaan, karena bobot lingkar kemudi yang ringan dan pengendalian yang membuatnya terasa lincah. Ia juga memiliki radius putar minimum 4,5 meter yang mendukungnya untuk digunakan di perkotaan.

Akomodasi juga tak bisa dibilang buruk. Headroom mungkin biasa saja, tapi legroom Nissan March ini adalah salah satu yang terlega di kelasnya.

Lalu pada bangku belakang memiliki pembagian pelipatan 60:40 memberikan kemudahan dalam akomodasi barang dan penumpang. Hingga secara keseluruhan total akomodasi barang yang dapat di tampung sebesar 251 liter.

BAGIKAN